Kemkominfo Siapkan DNS Nasional Blokir Konten Negatif
Senin, 09 April 2018
Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terus melakukan pemblokiran terhadap konten negatif yang masuk ke Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung, Kemkominfo bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) tengah mempersiapkan Domain Namae System (DNS) Nasional.

Paling lama tiga bulan lagi kita akan punya Domain Name System (DNS) Nasional, kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, usai acara Sosialisasi Sertifikasi Tenaga Kerja Industri Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Senin (2/2).

Domain Name System (DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data yang tersebar di dalam jaringan komputer. Jadi, DNS yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet (IP).

Menurutnya, sejauh ini pemblokiran terhadap konten berbau pornografi telah dilakukan oleh operator dan penyedia jasa internet dengan mengacu pada database Trust Positif dari Kementerian Kominfo. Namun sayangnya masih banyak yang lolos. “Kita minta lakukan filtering, tapi masih ada operator seluler yang bocor”, ujarnya seraya mengaku telah mengetahui datanya.

Dia menambahkan, walaupun ada datanya, namun operator dan penyedia jas ainternet tersebut tidak pernah ditegur. “Kita minta operator untuk blok. Saya nggak tahu apa sengaja lolos atau gimana. Kita nggak akan represif seperti China, tapi kita harus mikirin keamanan juga,” imbuhnya.

Belajar dari kejadian tersebut, Kemkominfo menggunakan solusinya melalui satu pintu. Sebelum permintaan untuk konten pornografi itu dikirim ke server situs penyedianya di luar negeri, permintaan itu terlebih dulu dicegat di dalam negeri.

Caranya, ya dengan menerapkan DNS Nasional tadi. Alamat situs-situs yang dilarang akan masuk daftar cekal agar tak lagi mudah diakses oleh masyarakat, khususnya oleh anak-anak di bawah umur yang semakin memperoleh kemudahaan teknologi dan internet, ungkapnya.

Jadi, kalau ada request dari IP yang asalnya dari Indonesia akan dikirimkan ke DNS Nasional ini, lalu difilter apakah ada konten porno atau tidak. Jika dari permintaan itu ada konten porno, maka akan diblokir. Cara kerjanya mirip dengan yang dilakukan DNS Nawala selama ini, jelasnya (Az).

[ Kembali ]

Statistik:

Pengunjung hari ini :
Total pengunjung :
Hits hari ini : 28
Total Hits :
Pengunjung Online: 1
IP anda:
54.80.102.170
000000
PT. ADAU PUTRA NETWORK
Semarang, Rembang, Pekalongan, Purwokerto, Pontianak
NOC : Jl. Tambakmas XV/355 Tanahmas Semarang 50177
Telp: 024-76432508,76633724 Fax: 024-76633724